transaksi ditumpuk dulu dan kemudian diproses belakangan pada waktu tertentu misalnya pada waktu sore atau malam hari.
Kelemahan pemrosesan batch adalah membuat basis data tidak pernah dalam keadaan terkini, karena seringkali terdapat data transaksi yang terlambat untuk dimasukkan ke dalam basis data.
B.Online
tidak ada penundaan proses. Setiap transaksi terjadi segera dibukukan. Dengan
demikian data selalu dalam keadaan mutakhir.
C.Hybrid
merupakan perpaduan kedua proses diatas. Model seperti ini dijumpai pada beberapa sistem POS (Point Of Sale). Data dimasukkan seketika ke dalam komputer ketika transaksi terjadi, tetapi pemrosesan lebih lanjut dilakukan pada waktu malam hari. Model seperti ini juga sering dilakukan pada bank yang offline (belum tersedia layanan komunikasi ke pusat atau komunikasi
sedang terputus)
sumber : http://ty000.wordpress.com/2010/01/02/cara-pemrosesan-transaksi/
Kelemahan pemrosesan batch adalah membuat basis data tidak pernah dalam keadaan terkini, karena seringkali terdapat data transaksi yang terlambat untuk dimasukkan ke dalam basis data.
B.Online
tidak ada penundaan proses. Setiap transaksi terjadi segera dibukukan. Dengan
demikian data selalu dalam keadaan mutakhir.
C.Hybrid
merupakan perpaduan kedua proses diatas. Model seperti ini dijumpai pada beberapa sistem POS (Point Of Sale). Data dimasukkan seketika ke dalam komputer ketika transaksi terjadi, tetapi pemrosesan lebih lanjut dilakukan pada waktu malam hari. Model seperti ini juga sering dilakukan pada bank yang offline (belum tersedia layanan komunikasi ke pusat atau komunikasi
sedang terputus)
sumber : http://ty000.wordpress.com/2010/01/02/cara-pemrosesan-transaksi/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar