Minggu, 07 Maret 2010

new video...!!!!! ^^



nothing gonna change my love for you

Kamis, 04 Maret 2010

3 Cara Pemrosesan Transaksi

A. Batch
transaksi ditumpuk dulu dan kemudian diproses belakangan pada waktu tertentu misalnya pada waktu sore atau malam hari.
Kelemahan pemrosesan batch adalah membuat basis data tidak pernah dalam keadaan terkini, karena seringkali terdapat data transaksi yang terlambat untuk dimasukkan ke dalam basis data.

B.Online
tidak ada penundaan proses. Setiap transaksi terjadi segera dibukukan. Dengan
demikian data selalu dalam keadaan mutakhir.

C.Hybrid
merupakan perpaduan kedua proses diatas. Model seperti ini dijumpai pada beberapa sistem POS (Point Of Sale). Data dimasukkan seketika ke dalam komputer ketika transaksi terjadi, tetapi pemrosesan lebih lanjut dilakukan pada waktu malam hari. Model seperti ini juga sering dilakukan pada bank yang offline (belum tersedia layanan komunikasi ke pusat atau komunikasi
sedang terputus)

sumber : http://ty000.wordpress.com/2010/01/02/cara-pemrosesan-transaksi/

tugas SIM

A. Transaction Processing System
dalam lingkup fungsi :
untuk mencegah kegagalan transaksi. contohnya pada pembayaran elektronik, jumlah salah satu dari keduanya harus ditarik dari satu account dan ditambahkan ke yang lain, atau tidak sama sekali. Karena sebagian transaksi yang dieksekusi harus 'diputar kembali' oleh TPS. Sementara jenis integritas ini harus diberikan untuk transaksi batch processing, dan sangat penting untuk proses online. contoh lagi, jika misalnya sebuah sistem reservasi kursi penerbangan diakses oleh berbagai operator, setelah sebuah penyelidikan kursi kosong, reservasi kursi data harus terkunci sampai reservasi dibuat, jika tidak, pengguna lain mungkin mendapat kesan tempat duduk masih bebas, sementara itu sebenarnya sedang dipesan di waktu. Tanpa pemantauan transaksi, pemesanan ganda dapat terjadi. Fungsi memonitor transaksi antara lain meliputi deteksi dan resolusi jalan buntu (deadlock dapat dihindari dalam kasus-kasus tertentu ketergantungan lintas data), dan transaksi liar (dalam 'jurnal') untuk 'maju pemulihan' dalam hal kegagalan besar.
dari sisi pengguna : organisasi atau lembaga yang berkaitan dengan customer yang dapat melakukan reservasi, dan juga melakukan sistem proses transaksi
sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Transaction_processing_system

B. Management Information System
dalam lingkup fungsi :
MIS mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari Transaction Processing Systems, termasuk analisis keputusan dan pembuatan keputusan. MIS menggabungkan teknologi dengan orang-orang bisnis untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan untuk melakukan pekerjaan mereka dengan lebih baik / lebih cepat / lebih pintar.
dari sisi pengguna :
akuntan manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti penetapan biaya produk, jasa atau bisnis-strategi lebar .
sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Management_information_system
http://32108138.blogspot.com/2010/02/sistem-informasi-dalam-tingkatan.html

C. Office Automation System
dalam lingkup fungsi :
Office Automation System (OAS) mendukung pekerja data, yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru melainkan hanya menganalisis informsi sedemikian rupa untuk mentransformasikan data atau untuk memanipulasikannya dengan cara-cara tertentu sebelum membaginya atau menyebarkannya secara keseluruhan, dengan organisasi dan, kadang-kadang, diluar itu. membantu dalam mengoptimalkan atau kantor mengotomatisasi prosedur yang ada.
dari sisi pengguna : para pekerja data
sumber: http://32108138.blogspot.com/2010/02/sistem-informasi-dalam-tingkatan.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Office_automation

D. Decison Support System
dari lingkup fungsi :
ber
fungsi mendukung pembuatan keputusan di seluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual masih wewenang eklusif pembuat keputusan. selain itu, juga untuk membantu para pembuat keputusan kompilasi informasi yang berguna dari kombinasi data mentah, dokumen, pengetahuan pribadi, atau bisnis model untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah dan membuat keputusan.
dari sisi pengguna : sama seperti para pengguna MIS, tapi lebih ke MIS yang tradisional
sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Decision_support_system
http://32108138.blogspot.com/2010/02/sistem-informasi-dalam-tingkatan.html

E. Executive Information System
dari lingkup fungsi :
dimaksudkan untuk memfasilitasi dan mendukung informasi dan pembuatan keputusan kebutuhan dari eksekutif senior dengan menyediakan akses mudah ke baik internal dan eksternal informasi yang relevan untuk memenuhi sasaran-sasaran strategis organisasi. Hal ini biasanya dianggap sebagai bentuk khusus dari Decision Support System (DSS).
dari sisi pengguna : para eksekutif senior
sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Executive_information_system

F. Group Support System
dari lingkup fungsi :
digunakan di ruang khusus yang dilengkapi dengan sejumlah konfigurasi yang berbeda-beda, memungkinkan anggota kelompok berinteraksi dengan pendukung elektronik-seringnya dalam bentuk perangkat lunak khusus-dan suatu fasilitator kelompok khusus. GSS dimaksudkan untuk membawa kelompok bersama-sama menyelesaikan masalah dengan memberi bantuan dalam bentuk pendapat, kuesioner, konsultasi, dan skenario. Perangkat lunak GSS dirancang untuk meminimalkan perilaku kelompok negatif tertentu seperti kurangnya partisipasi berkaitan dengan kekhawatiran atau tindakan balasan untuk menyatakan bahwa sudut pandang tidak dikenal, dominasi oleh anggota kelompok vokal, dan pembuatan keputusan 'group think'.
GSS berbeda dari CSCW, GSS lebih terfokus pada tugas dukungan, sedangkan alat CSCW memberikan dukungan komunikasi umum.
dari sisi pengguna : pengguna DSS, karena GSS adalah bagian dari DSS.
sumber : http://32108138.blogspot.com/2010/02/sistem-informasi-dalam-tingkatan.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Group_decision_support_systems

G. Intelligent Support System
dari lingkup fungsi :
Idealnya, sebuah sistem pendukung keputusan yang cerdas (ISS) harus bersikap seperti konsultan manusia. mendukung para pengambil keputusan dengan mengumpulkan dan menganalisis bukti, mengidentifikasi dan mendiagnosis masalah, mungkin mengusulkan tindakan dan mengevaluasi tindakan-tindakan yang diusulkan. Tujuan dari teknik-teknik AI yang tertanam dalam suatu sistem pendukung keputusan yang cerdas adalah untuk memungkinkan tugas-tugas ini harus dilakukan oleh komputer, sementara kemampuan manusia meniru sedekat mungkin, yaitu dengan menggunakan model kognitif pikiran.
dari sisi pengguna :
pengguna DSS, karena ISS sama seperti halnya GSS, adalah bagian dari DSS.
sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Intelligent_support_systems

my videos.. enjoy it.. ^^



the way u look at me





dari hati





lagu rindu





sempurna





cuma manusia

Senin, 01 Maret 2010

Sistem Informasi Pejadwalan

Sistem informasi dari penjadwalan
Penjadwalan mata kuliah di atur oleh kaprodi.Dari mulai penjadwalan mata kuliah,jadwal kuliah dan dosen di atur kaprodi oleh masing-masing fakultas.Kemudian kaprodi mengadakan rapat kordinasi.Kemudian hasil rapat tersebut di laporkan ke sistem informasi/sisfo.Sisfo merupakan pusat informasi yang ada di ittelkom.Sisfo juga yang membuat web ittelkom sebagai tempat informasi yang dapat di akses oleh mahasiswa dan untuk mendapatkan informasi tentang penjadwalan mata kuliah.Sisfo juga membuat web ittelkom/nilai untuk memberikan informasi nilai mahasiswa.Sisfo sebenarnya tidak mengatur penjadwalan,registrasi maupun yang lain sebagainya.Tetapi sisfo hanya sebagai sarana/penyedianya saja.Sisfo hanya menerima jadinya saja dari kaprodi dan juga dari hasil rapat kaprodi dengan kordinasi.Dari hasil wawancara kami dengan salah satu koor dari sisfo yaitu ibu Ayu .Ia mengatakan bahwa sisfo perlu perumusan ulang dan perencanaan yang matang meliputi server,jaringan dan aplikasi.Untuk membuat sistem informasi yang lebih bagus dan lebih banyak memberikan informasi lagi.
Konsep dasarnya :
INPUT DARI KAPRODI-->PROCESS-->OUTPUT BERUPA APLIKASI BERBENTUK WEB DARI SISTEM INFORMASI(SISFO)ITTELKOM
sebagai tambahan, diatas saya berikan gambaran mengenai komponen SI.
dari gambar diatas, kita lihat bahwa setiap komponen berhubungan dengan komponen yang berada di seberangnya.
a.orang berkaitan dengan prosedur, karena orang (dalam hal ini mahasiswa dan dosen) adalah orang yang menjalankan prosedur
b.perangkat keras berkaitan dengan jaringan dan komunikasi, karena jaringan dan komunikasi dibentuk menggunakan perangkat keras (oleh orang(manusia))
c.basis data berkaitan dengan perangkat lunak,basis data

Rabu, 17 Februari 2010

E-S-I-A (Elimination-Simplification-Integration-Automation)

E-S-I-A (Elimination-Simplification-Integration-Automation)
adalah aturan atau teknik yang dirancang untuk mencapai empat langkah utama sistematis dalam proses system reengineering yang sudah ada.

1.Eliminasi
adalah proses mengeliminasi atau menghilangkan semua kegiatan yang tidak menambah nilai (keuntungan).

2.Simplification
setelah mengeliminasi semua kegiatan yang tidak penting, maka langkah selanjutnya adalah menyederhanakan dari sisa - sisa eliminasi yang masih memungkinkan untuk diproses dan memberi keuntungan.

3.Integration
setelah itu, langkah yang lebih lanjut adalah mengintegrasikan semua tugas - tugas yang ada, dan juga lebih meningkatkan kinerja.

4.Automation
lalu pendekatan yang terakhir adalah automation atau otomatisasi.
teknologi informasi, komputerisasi, dan peralatan mesin atau robotic adalah dukungan bantuan yang bisa menjadi cukup kuat dan juga bisa memberikan hasil yang baik.

Selasa, 16 Februari 2010

perbedaan sistem informasi dan aplikasi

berdasarkan yang saya baca dari sumber wikipedia..
saya dapat menarik kesimpulan, bahwa..

dari definisinya, sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data.

sedangkan aplikasi atau lebih jelasnya perangkat lunak aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna.


dari kedua definisi diatas, saya menyimpulkan bahwa sistem informasi dan aplikasi adalah hal yang berbeda, tetapi masih berkaitan satu sama lain..


aplikasi adalah hal yang mutlak harus ada dalam suatu informasi, karena tanpa adanya aplikasi, maka sistem informasi tak akan bisa menjalani fungsi - fungsi dan tugas - tugasnya.


dalam hal ini, yang menjadi inputan bagi sebuah aplikasi pada umumnya adalah sebuah data, yang nantinya setelah diproses akan menjadi informasi.


saya juga mendapati dari sumber lain, bahwa salah satu komponen fisik dari sistem informasi adalah perangkat lunak komputer, yang termasuk di dalamnya adalah perangkat lunak aplikasi.


dengan definisi - definisi yang sudah dipaparkan diatas, dengan jelas kita dapat mengetahui perbedaan antara sistem informasi dan aplikasi. dipaparkan juga lengkap dengan kaitan antara keduanya, yang sedikit banyak juga menyinggung perbedaan antara keduanya.